Setting IP Addres di Windows
Langkah 1 = Masuk ke "Start" lalu ke control panel - Network and Internet - Network and Sharing Center - Local Network - Properties - Internet Protocol Persion 4.Langkah 3 = Untuk mengetahui IP yang di setting harus masuk ke Commoand Prompt lalu ketik ipconfig kemudian tekan enter, setelah itu akan tampil IP addresnya lalu kita ping ke komputer lainnya dengan IP tang berbeda dengan cara ketik ping spasi 192.168.0.2 lalu tekan enter dan setelah itu proses ping berhasil maka akan tampil reaply kemudian ketik ping spasi 192.168.0.3 lalu tekan enter dan setelah itu akan tampil reaply dan jika gagal akan tampil ping : transmit failed.general.failure.
Setting IP Addres di Ubuntu
Langkah 1 = masuk ke terminal kemudian ketik "Sudo Su" lalu tekan enter dan setelah itu akan tampil dan masukkan password . . . . dan setelah itu ketik dmesg lgrep eth kemudian tekan enter dan akan tampil beberapa kodelalu ketik perintah LSPCI kemudian enter maka akan tampil beberapa kode
Langkah 2 = Setelah itu ketik mii-tool lalu tekan enter dan untuk mengecek IP Addres ketik "ifconfig 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0
Langkah 3 = Kemudian cek dengan menggunakan if config. Setelah itu kita ping ke komputer lain dengan cara ketik ping 192.168.0.2 jika berhasil maka akan tampil 64vbytes from xxx
Kesimpulan di Windows 7 =
Sebagaimana
untuk kelanjutan dalam mengantisipasi pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi, maka saya menyarankan agar pemanfaatan jaringan ini di gunakan
dengan sebaik-baiknya.
Agar
masing-masing computer dapat saling berkomunikasi dibutuhkan IP Address, di
mana tiap computer dapat di hubungkan melalui media transmisi pengkabelan
seperti UTP, STP, Coaxial, atau Fiber Optic. IP Address adalah sekelompok
bilangan biner 32 bit yang di bagi menjadi 4 bagian yang masing-masing bagian
itu terdiri dari 8 bit, angka pada masing-masing bit tersebut adalah angka 1
dan 0. Misalnya : 11000011. Nilai paling besar dari biner 8 bit adalah 255.
Angka 255 ini dihitung dari bilangan biner 2 berpangkat. Untuk mempermudah
pembacaan IP Address biner 32 bit tersebut di gunakan metode decimal.
IP Address merupakan pasangan Network ID dan Host ID. Network ID menjelaskan alamat jaringan tersebut, sedangkan Host ID merupakan alamat Host/computer dalam jaringan tersebut. IP Address di bagi menjadi beberapa kelas. Yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. IP Address kelas A digunakan untuk jaringan yang cukup besar, kelas B digunakan untuk jaringan dengan ukuran yang sedang, sedangkan kelas C digunakan untuk jaringan yang kecil misalnya LAN. Kelas IP Address lainnya yaitu E dan D digunakan untuk multicasting dan untuk eksperiment.
IP Address merupakan pasangan Network ID dan Host ID. Network ID menjelaskan alamat jaringan tersebut, sedangkan Host ID merupakan alamat Host/computer dalam jaringan tersebut. IP Address di bagi menjadi beberapa kelas. Yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. IP Address kelas A digunakan untuk jaringan yang cukup besar, kelas B digunakan untuk jaringan dengan ukuran yang sedang, sedangkan kelas C digunakan untuk jaringan yang kecil misalnya LAN. Kelas IP Address lainnya yaitu E dan D digunakan untuk multicasting dan untuk eksperiment.
Kesimpulan di Linux =
Address
space IPv6 adalah sebuah
sumber daya publik yang
harus diatur dengan hati-hati
sehubungan dengan kepentingan
internet jangka panjang. Manajemen address
space yang bertanggung jawab mencakup penyesuaian seperangkat tujuan yang
kadang bersifat kompetitif
IPv4
yang merupakan pondasi dari Internet telah hampir mendekati batas akhir
dari kemampuannya, dan IPv6
yang merupakan protokol
baru telah dirancang untuk
dapat menggantikan fungsi IPv4. Untuk
mengatasi kendala perbedaan
antara IPv4
dan IPv6 serta
menjamin terselenggaranya komunikasi antara
pengguna IPv4 dan pengguna IPv6, maka dibuat suatu metode Hosts – dual
stack serta Networks – Tunneling pada hardware jaringan, misalnya
router dan server .
























Tidak ada komentar:
Posting Komentar